Langsung ke konten utama

Budidaya Tanaman Cokelat: Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan, Pemupukan, Pengendalian Hama, dan Panen Cokelat

Baca Juga

Cokelat atau sering disebut juga dengan nama kakao cocok ditanam pada daerah yang berada pada 10° LU dan 10° LS. Areal penanamannya adalah daerah dengan curah hujan 1.100-3.000 mm/tahun. Curah hujan dan sebarannya sangat berperan penting dalam pembentukan tunas muda (flushing). Penanaman cokelat di daerah dengan curah hujan rendah akan menghasilkan produksi yang rendah juga. Adanya pola

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budidaya Pembesaran Ikan Patin di Kolam Terpal

Seperti halnya lele, ikan patin (Pangasius pangasius) termasuk jenis ikan yang dapat mengambil oksigen langsung dari udara. Kondisi ideal lingkungan perairan yang dibutuhkan patin adalah bersuhu 26-32° C, pH 6,7-8,6, CO2 9-20 ppm, dan alkalinitas 80-250 ppm. Patin dapat hidup di air payau hingga 15 ppm. Warna tubuhnya mengilap dengan bagian punggung berwarna biru keabu-abuan. Kepalanya kecil

Cara Budidaya Ikan Belanak di Keramba Jaring Apung (KJA)

Belanak dapat dipelihara di KJA sebagaimana bandeng untuk mempro duksi ikan konsumsi langsung (300-500 gr/ekor). Untuk kegiatan pem besaran di KJA, sebaiknya menggunakan benih gelondongan dengan berat 20-50 gr/ekor dan panjang 7-10 cm. Seleksi perlu dilakukan sebelum benih ditebarkan ke dalam KJA guna memperoleh benih yang sehat dan seragam. Padat penebaran optimal adalah 500-600 ekor/m3 dengan

Budi Daya Kapas: Pembibitan, Persiapan Lahan, Penanaman, Perawatan, Pemupukan, Pengendalian Hama, Panen, dan Pascapanen Kapas

Tanaman kapas sebaiknya ditanam di daerah dengan ketinggian tidak lebih dari 400 m dpl dengan suhu udara 22-35ºC. Kelembapannya tidak lebih dari 90% dan lama penyinaran tidak lebih dari 5 jam/hari. Kapas tumbuh baik dengan curah hujan 600-800 mm selama 4 bulan pertumbuhan tanaman kapas atau 1200-1600 mm selama setahun. Agar tumbuh optimal sebaiknya tanaman kapas ditanam pada tanah yang subur,